MOVIE DOKUMENTASI

Loading...

Senin, 26 Desember 2011

HASIL UJI PRODUKSI

Hasil uji mutu gula mentah, gula merah dan gula putih produksi Pabrik Gula Mini.

Semua produk dibawah adalah hasil pabrik gula mini atau pabrik gula skala kecil dengan proses vacuum technology

Produk Gula Mentah (raw sugar)  tahun 1999


 
Produk Gula Merah tahun 2007


 Kadar air dibawah 10% hanya dapat dicapai dengan penguapan vacuum, dengan open pan hanya aka didapat produk gula merah dengan mc > 14%


Produk Gula Kristal Putih tahun 2008




Produk Gula Merah tahun 2011 

 

Uji produksi gula merah tahun 2011 menitik beratkan pada keberadaan residu belerang dalam produk.

Selanjutnya silahkan membandingkan engan SNI yang berkait. 

Sabtu, 17 Desember 2011

TAHAPAN PENGOPERASIAN PABRIK GULA MINI

1.Tahapan individual test.

Tahap awal yang harus dilaksanakan adalah individual test ,masing masng equipment harus  memenuhi persaratan operasi misalnya tekanan ketel berikut system keselamatannya, milling effisiensi , pemurnian dan system control pemurnian, system kehampaan dan tingkat kehampaan  dll, koreksi koreksi kecil wajar dilakukan di pabrik baru apapun juga, dan umunnya di cantumkan dalam masa pemeliharaan selama satu musim giling.




 Mill test.


Purifier test




  Vacuum test (uji max vacuum dan kebocoran).


Boiler test dan safety valve ajusment.

Setelah semua module equipment proses memenuhi standart standart yang ditentukan barulah dinyatakan rangkaian peralatan proses siap dioperasikan.

2,Tahapan pelatihan Operator.

Kesiapan peralatan proses harus dibarengi dengan kesiapan operator, sehingga perlu dilakukan pelatihan pelatihan untuk mengenal proses pembuatan gula baik theory maupun praktek langsung di pabrik yang akan dioperasikan, tahapan ini merupakan sebagian dari "total harmonisasi" yang merupakan tuntutan keberhasilan. 





 
  





 Pelatihan operator theory maupun praktek adalah bagian dari tahapan mengoperasikan pabrik gula min baru, diperlukan waktu selama 3 minggu untuk pemberian materi theory dari mengenal tebu, mengenal bahan pembantu pengolahan, tahapan proses , tujuan proses dll diteruskan dengan  praktek per module proses.

3.Tahapan harmonisasi (TRIAL)

Adalah harmonisasi antara operator dengan semua peralatan yang telah disiapkan , lebih menitik beratkan skill operator untuk mengenal karakter dari tiap tiap peralatan, bagaimana mengoperasikan dengan benar dengan sangat memperhatikan keselamatan kerja , evaluasi minor minor  corection yang diperlukan dll, trial sampai dengan evaluasi hasil produksi dibanding dengan standart mutu yang telah ditetapkan.
Selama masa trial operator masih perlu didampingi instrukrur selama 3 sd 4 minggu, sampai para operator benar benar menguasai proses produksi.




 Diawali dengan doa bersama , mengharap kasih sayang Nya.

Menuurunkan tebu keatas meja tebu dengan electric hoist.



Pemerahan dengan imbibisi.







Produk siap kirim.
 

PABRIK GULA MERAH TEKNOLOGY VACUUM

Pabrik Gula Merah Tebu.

 Pabrik Gula Merah 50/60 tcd

Tahun 2011 satu pabrik gula merah dengan teknology masakan hampa mulai dioperasikan,  terpasang dengan kapasitas 50/60 tcd extendable ke kapasitas up to 100 tcd begitu pula equipment siap dikembangkan untuk menghasilkan gula cair (liquid sugar) ,gula merah semut (brown sugar) maupun gula kristal putih (GKP).


Gula merah yang dihasilkan mempunyai beberapa kelebihan antara lain bebas dari residu preservative (pengawet) maupun bleached (Pemucat), sehingga aman untuk dikonsumsi baik konsumasi rumah tangga maupun sebagai bahan pemanis industri.
Analisa hasil produksi dibanding SNI seperti di bawah.

 Contoh Produks


 Produksi siap kirim

Analisa Usaha.
Analisa usaha tercermin dari harga pokok produksi yang masih mampu bersaing, dan dengan proyeksi NPV 5 tahun  positip cukup besar , Pay  Back Period kurang dari 5 tahun  dan IRR diatas 30%.


Equipment yang terpasang
.
1. Module Penerimaan dan Pemerahan Tebu.
- Loading gantry lengkap dengan electric hoist dengan meja tebu.


- Tandem mill terdiri dari satu unit two roll crusher dan 2 unit three roll mill dengan operasi wet crushing untuk mendapatkan milling eff app 90 % pada kap sd 60 tcd dan dengan pemambahan 1 unit three roll mill untuk extend sd kap 100 tcd tanpa melakukan repowering.


 Mill Tandem
Alir nira hasil pemerahan.
Ampas setelah gilingan kedua 
- Raw juice tank lengkap dengan static screen dan raw juice pum ke Module Pemurnian. 



2.Module Pemurnian.

Pemurnian dimulai dengan pemanasan nira kasar  melalui juice heater sampai temp app 100 celsius, terpasang satu unit juice heater untuk kapasitas 50/60 tcd dan perlu tambahan satu unit juice heater untuk extend kapasitas 100 tcd.
 Juice heatter dan tangki pengendap.

Pemurnian dengan system defikasi pada pH neutral dan percepatan pengendapan dengan penambahan polymer sebelum dimasukkan ke dalam tangki pengendapan, system dilengkapi dengan filter untuk penanganan nira kotor, nira yang sudah jernih dialirkan kedalam tangki nira jernih.
 Filter press.
 Clear juice tank (tangki nira jernih)

Penambahan susu kapur dengan dosing pump dan pengukuran pH periodic secara manual, pada extend kapasitas system dilengkapi dengan auto pH ajuster (dulcometer) sehingga stabilitas pH benar benar terjaga sesuai yang diinginkan.


3.Module Penguapan dan Pengentalan.
Penguapan double effeck untuk kapasitas 50/60 tcd dan perlu penambahan unit ketiga untuk operasi triple effect pada kapasitas 100 tcd.


 Tangki umpan nira dengan pemanas nira


 Pesawat penguap hampa double effect

Pengentalan/ masakan dengan satu  unit untuk menghasilkan produk gula cair maupun gula merah, waktu yang diperlukan untuk pengentalan gula merah dalam kisaran 2 jam sebelum massecuite siap dicetak , untuk produk gula kristal putih diperlukan tambahan satu atau dua unit pan masakan.
 Pesawat pengental/ masakan hampa single effect.

 Menurunkan gula merah dari pan masakan


4.Module Pencetakan.

Pencetakan dilakukan secara manual dan dapat dikembangkan dengan menambah palung pencetakan dengan double jacket untuk penghangat massecuite, sehingga tidak membeku selama masa pencetakan.






Pencetakan secara manual.

5.Module Bantu

Boiler sebagai sumber energy penguapan dan pemanasan nira, terpasang unit water tube boiler, vertical pipe dengan total heating surface app 120 sqm.




System penghampaan dengan multijet barometric condenser untuk operasi pengentalan , dan selama operasi kehampaan dapat mencapai 68 cm kolom air raksa.

 Multijet condenser terpasang diatas tower.

 Pompa condenser.

Investasi 

Investasi dalam kisaran Rp 100 juta sd Rp 130 juta per ton kapasitas perhari , pada nilai tukar uang app Rp 9.000 per US $.